kemudahan memahami Islaam


mau kemana saudaraku?
9 Januari 2008, 7:19 am
Filed under: lembaran2 kisah

          Ketika itu.. seingatku sehabis kami berjamaah shalat Maghrib, ketika aku masih duduk belum beranjak dari shaf shalat, Abuu Jasmin yang duduk di sampingku menepuk punggungku lalu bertanya dengan lembut kepadaku: “ilaa ayna ‘abdarraĥmaan? (mau kemana kamu hamba Ar-Raĥmaan?)”

           Tersentak aku agak kaget dengan pertanyaannya, agak bingung aku menjawabnya. Baru saja pelan aku menjawabnya, Abuu Jasmin berkata lagi: “ilal jannah (ke surga).”

            Sekali lagi aku tersentak! dan.. terkesima kagum dengan kalimat ini. Sebuah kalimat yang singkat, padat lagi indah. Membuatku senang, tenang dan menjadi malu. Malu karena ketika itu tiada terlintas sedikitpun di benakku akan menjawab dengan : “ilal jannah”, yang ada di benakku saat itu adalah.. : dunia..

           Lalu beliau menyebutkan bahwa kalimat itu beliau ambil dari perkataan Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Sungguh, kalimat itu masih membekas di hati ini.. 

ilaa ayna akhiy? (mau kemana engkau saudaraku?)

ilal jannah (ke surga)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: