kemudahan memahami Islaam


Pertanyaan 1 sampai 7
9 Januari 2008, 6:48 am
Filed under: soal jawab 'aqiidah

Al-As-ilah Al-Mufiidah fii Mas-alatil-‘Aqiidah  [1]

(Tanya Jawab yang Bermanfaat dalam Masalah Aqidah [1]) 

Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan tentang dasar Aqidah Islaam. Kami mengambilnya dan memilihnya dari beberapa sumber rujukan. Salah satu sumber utama kami dalam penyusunan tulisan ini adalah kitab A’laamus-sunnah Al-Mansyuurah li’tiqaadi Ath-Thaa-ifatun-naajiyah Al-Manshuurah karangan Syaykh Ĥaafizh ibn Aĥmad Al-Ĥakamiy –semoga Allah merahmati beliau-. Harapan kami semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Pertanyaan 1 sampai 7  

1. Apakah kewajiban yang pertama kali atas para hamba? 

Kewajiban pertama atas setiap hamba adalah mengetahui untuk apa ia diciptakan.  

2. Untuk apakah kita diciptakan Allah? 

Kita diciptakan Allah untuk beribadah menyembah-Nya.Dalilnya adalah firman Allah sebagaimana di dalam Al-Qur-aan surat Adz-Dzaariyaat ayat ke 56, yang artinya:

 “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah menyembah-Ku” 

3. Apakah ibadah itu? 

Ibadah adalah segala perbuatan maupun ucapan yang dicintai dan diridhai oleh Allah, yang dilakukan dengan kecintaan dan kerendahan diri baik perbuatan atau ucapan tersebut nampak maupun tersembunyi. 

Ibadah tidak boleh diserahkan kepada selain Allah. Barangsiapa yang menyerahkan ibadah kepada selain Allah maka dia adalah musyrik kafir tempat kembalinya adalah neraka, ia kekal di dalamnya. 

Sesungguhnya ibadah yang Allah perintahkan kepada kita adalah untuk kebaikan diri kita sendiri, Allah tidak membutuhkan hal itu sedikitpun dari hamba-hamba-Nya. 

4. Dengan apa kita mengetahui bahwa sesuatu hal itu dicintai dan diridhai oleh Allah?

 Kita mengetahuinya dari firman Allah dan dari pemberitahuan Rasuulullah ‘alayhishshalaatu wassalaam. Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah adalah hal yang dicintai dan diridhai Allah.

 5. Apakah syarat diterimanya suatu ibadah?

1.                  Ikhlash karena Allah.

2.                  Sesuai dengan apa yang diajarkan/ disyariatkan oleh Rasuulullah.

 Maka jika salah satu dari syarat ini tidak terpenuhi maka ibadah tersebut tertolak, tidak akan diterima oleh Allah.  

6. Apakah ibadah boleh diserahkan kepada selain Allah? 

Tidak. Ibadah tidak boleh diserahkan kepada selain Allah. Perbuatan menyerahkan ibadah kepada selain Allah adalah perbuatan syirik besar yang dapat membatalkan keislaaman seorang muslim.  

7. Ada berapa macamkah penghambaan kepada Allah? 

Ada dua:

1.                  Penghambaan yang bersifat umum (penghambaan kawniyyah)Yaitu ketundukan atas semua ketetapan Allah. Penghambaan ini mencakup seluruh makhluk baik mukmin atau kafir, baik atau jahat, tidak ada satu makhlukpun yang keluar dari penghambaan ini.

 2.                  Penghambaan yang bersifat khusus (penghambaan syar‘iyyah)Yaitu ketundukan atas perintah Allah. Penghambaan ini khusus bagi mereka yang mentaati Allah dan mengikuti syariat para rasul dari kalangan orang yang beriman.

 bersambung..


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: