kemudahan memahami Islaam


Pertanyaan ke 8 sampai 14
9 Januari 2008, 6:50 am
Filed under: soal jawab 'aqiidah

Al-As-ilah Al-Mufiidah fii Mas-alatil-‘Aqiidah  [2]

(Tanya Jawab yang Bermanfaat dalam Masalah Aqidah  [2])

Pertanyaan ke 8 sampai 14 

8. Ada berapakah tingkatan keislaaman itu? 

Ada tiga: Islaam, iimaan dan iĥsaan.

Para Ulama menjelaskan jika kata Islam dan Iman disebut secara bersamaan pada suatu nash, maka yang dimaksud dengan Islam adalah perkara-perkara (amalan-amalan) yang zhahir dan ini sesuai dengan makna Islam yaitu penyerahan diri dan tunduk (taat) kepada Allah, sedangkan Iman adalah perkara-perkara (amalan-amalan) yang batin dan ini sesuai dengan makna Iman yaitu pembenaran dan pengikraran (penetapan) . Adapun jika yang disebutkan hanya satu saja, apakah yang disebut adalah kata Islam saja tanpa kata Iman, atau sebaliknya, maka kata Islam saja atau Iman saja ketika itu maknanya meliputi perkara (amalan) yang zhahir dan batin sekaligus. 

 9. Apakah Islaam itu? 

Makna Islaam adalah: penyerahan diri kepada Allah dengan mentawĥiidkannya, tunduk kepada-Nya dengan mentaati-Nya serta berlepas diri dari segala macam kesyirikan dan kekafiran. 

10. Ada berapakah rukun Islaam?

Ada lima:

1.                  Syahadat (ucapan dengan lisan, keyakinan di dalam hati dan pembenaran dengan amalan)  bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi dan disembah kecuali hanya Allah semata, dan bahwasanya Nabi Muĥammad adalah hamba dan rasul utusan Allah.

2.                  Shalat wajib lima waktu.

3.                  Membayar zakat.

4.                  Berpuasa Ramadhan.

5.                  Naik haji bagi yang mampu.

11. Apakah makna Laa Ilaaha Illaa Allah? Maknanya: tidak ada yang berhak diibadahi kecuali hanya Allah semata, dan selain Allah apabila diibadahi maka itu adalah peribadahan yang batil. Ada berapakah rukun Laa Ilaaha Illaa Allah? 

Ada dua:

1.                  Nafyi (penafian), yaitu: menafikan segala sesuatu yang diibadahi selain Allah.

2.                  Itsbaat (penetapan), yaitu: menetapkan ibadah hanya untuk Allah semata, tidak boleh diserahkan kepada selain Allah. Kedua rukun ini harus senantiasa ada pada seorang muslim di manapun dan kapanpun.Barangsiapa yang beribadah kepada Allah semata maka ia adalah seorang muslim mukmin.Barangsiapa yang beribadah kepada Allah namun juga beribadah kepada selain Allah maka ia adalah seorang musyrik kafir, ia kekal di dalam neraka.Barangsiapa yang tidak mau beribadah kepada Allah tetapi beribadah kepada selain Allah maka ia adalah seorang kafir, ia kekal di dalam neraka.

12. Ada berapakah syarat Laa Ilaaha Illaa Allah?

 Ada delapan:

1. ilmu, yaitu mengetahui makna dan kandungan kalimat ini, lawannya adalah bodoh.

2. yakin, lawannya adalah ragu.

3. ikhlas, lawannya adalah syirik,

4. jujur, lawannya adalah dusta,

5. cinta, lawannya adalah benci.

6. tunduk, lawannya adalah menolak.

7. menerima, lawannya adalah meninggalkan/ berpaling,

8. mengingkari segala sesuatu yang diibadahi selain Allah.   

13. Apakah makna syahadat Muĥammad adalah Rasuulullah? 

Maknanya adalah mengimani bahwasanya beliau adalah hamba dan utusan Allah yang diutus kepada seluruh jin dan manusia. Kita membenarkan apa yang beliau sampaikan, mentaati apa yang beliau perintahkan, menjauhi apa yang beliau larang, dan kita tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apa yang beliau ajarkan. 

14. Apakah hukum orang yang menentang salah satu dari rukun Islaam? 

Orang itu kafir, keadaannya adalah seperti iblis dan fir‘awn yang sombong dan menentang.  

bersambung..


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: