kemudahan memahami Islaam


Muqaddimah
10 Januari 2008, 6:18 am
Filed under: Perisai Mukmin dari Makar Setan dan Jin

Berikut ini adalah sebab-sebab yang dapat membentengi seseorang mukmin dari makar setan dan jin. Sumber asal pembahasan ini adalah kitab Hishnul Muslim min Makaa-idil Maradah wal Jin karya Yaĥya ibn Muĥammad ibn Qasim Ad-Daylamiy Al-Yamaniy –semoga Allah senantiasa menjaga beliau-.  Sebab-sebab yang dapat membentengi seseorang mukmin dari makar setan dan jin: 

1.                  Tawakkal kepada Allah.

2.                  Ikhlash.

3.                  Takwa.

4.                  Mengikuti Al-Kitaab dan As-Sunnah dalam ucapan dan amalan.

5.                  Komitmen terhadap jamaa‘ah.

6.                  Isti‘aadzah (berlindung) kepada Allah dari setan yang terkutuk.

7.                  Membaca Al-Qur-aan.

8.                  Memperbanyak istighfaar (memohon ampun kepada Allah).

9.                  Senantiasa banyak berdzikir kepada Allah.

10.              Berdoa kepada Allah.

11.              Adzan.

12.              Menghindari untuk melaksanakan shalat ketika matahari terbit dan ketika matahari terbenam. 

13.              Meluruskan shaf-shaf ketika shalat dan menutup (menyambung) shaf yang kosong (terputus).  

14.              Shalat Shubuh berjamaah1

5.              Shalat sunnah di rumah.

16.              Tidak mengerjakan shalat di kandang unta.

17.              Tidak membiarkan sesuatu lewat di hadapan kita ketika kita sedang shalat.

18.              Meninggalkan perbuatan menoleh ketika shalat.

19.              Berisyarat (menunjuk) dengan jari telunjuk ketika bertasyahhud

.20.              Sujud sahwi.

21.              Sujud tilawah.

22.              Makan dan minum dengan tangan kanan.

23.              Tidak mubadzdzir (boros).

24.              Qayluulah (tidur siang)

25.              Tidak tergesa-gesa.

26.              Ucapan yang baik.

27.              Membalas salamnya musuh.

28.              Komitmen di atas keadilan dalam memberi hukum.

29.              Ketika seseorang menguap hendaknya ia menahannya sekuat tenaga karena jika ia mengucapkan “Ha” maka setan akan menertawainya, berdasarkan ĥadiits dari Abuu Hurayrah riwayat Imam Al-Bukhaariy dan Imam Muslim. Atau hendaknya ia menutup mulutnya dengan tangannya karena setan akan masuk, berdasarkan ĥadiits dari Abuu Sa‘iid Al-Khudriy riwayat Imam Muslim, Imam Abuu Daawud dan Imam Aĥmad. 

30.              Mencuci lubang hidung tiga kali ketika bangun tidur.

31.              Bersedekah.

32.              Tidak memuji seseorang yang dikhawatirkan atasnya fitnah.

33.              Meninggalkan jidaal (perdebatan).

34.              Tidak mengarahkan senjata atau besi kepada seorang muslim.

35.              Tidak mendoakan kejelekan atas seorang muslim yang berbuat maksiat.

36.              Meninggalkan tangisan dan rasa sedih yang berlebihan.

37.              Tidak menjadi yang paling awal memasuki pasar dan tidak menjadi yang terakhir keluar dari pasar. 

38.              Meninggalkan ucapan “seandainya” saat menyesal.

40.              Tidak berkhalwat (berduaan) dengan perempuan yang bukan mahramnya.

41.              Tidak duduk di tempat pertemuan antara bayangan teduhan dan cahaya matahari. 

42.              Tidak membiarkan anak-anak dan hewan ternak berkeliaran ketika matahari telah tenggelam, karena  saat itu sampai permulaan waktu ‘Isyaa` adalah waktunya setan berkeliaran. 

43.              Menutup pintu-pintu dan bejana-bejana bila malam telah tiba.

45.              Kembali kepada ahli ilmu (ulama).

46.              Meninggalkan segala jenis perbuatan mungkar dan maksiat.

47.              Berwudhu ketika marah.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: