kemudahan memahami Islaam


BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERDOA
12 Januari 2008, 1:45 am
Filed under: Terjemah Ĥadiits

BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERDOA

“Sungguh janganlah salah seorang dari kalian mengucapkan: ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki. Ya Allah rahmatilah aku jika Engkau menghendaki’. (Namun) hendaknya ia bersungguh-sungguh meminta, karena sesungguhnya Ia (Allah), tidak ada yang memaksa-Nya.”

[Ĥadiits riwayat Imam Al-Bukhaariy no. 6449, dari Shahabat yang mulia Abuu Hurayrah -radhiyallahu ‘anhu-]

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa maka hendaknya ia bersungguh-sungguh meminta. Dan sungguh janganlah ia mengucapkan: ‘ Ya Allah jika Engkau menghendaki maka berilah aku’. Karena sesungguhnya Ia (Allah), tidak ada yang memaksa-Nya”

[Ĥadiits riwayat Imam Al-Bukhaariy no. 6338, dari Shahabat yang mulia Anas ibnu Maalik –radhiyallahu ‘anhu] “Apabila kalian berdoa kepada Allah maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa. Dan sungguh janganlah salah seorang dari kalian mengucapkan: ‘Jika Engkau menghendaki maka berilah aku’. Karena sesungguhnya Allah, tidak ada yang memaksa-Nya”

[Ĥadiits riwayat Imam Al-Bukhaariy no. 7464, dari Shahabat yang mulia Anas ibnu Maalik -radhiyallahu ‘anhu-]

 “Janganlah salah seorang dari kalian mengatakan: ‘ Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki, rahmatilah aku jika Engkau menghendaki, berilah aku rezeki jika Engkau menghendaki’. Dan hendaknya ia bersungguh-sungguh meminta. Sesungguhnya Ia (Allah) melakukan apa yang Ia ingin melakukannya, tidak ada yang memaksa-Nya”

[Ĥadiits riwayat Imam Al-Bukhaariy no. 7477, dari Shahabat yang mulia Abuu Hurayrah -radhiyallahu ‘anhu-. Lihat pula salah satu lafazh ĥadiits dari dua ĥadiits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dengan no. 2679]

 “Apabila salah seorang dari kalian berdoa maka janganlah ia mengucapkan: ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki’. Akan tetapi hendaknya ia bersungguh-sungguh meminta dan hendaknya ia memperbesar harapan. Karena sesungguhnya Allah, tidaklah terasa besar sedikitpun bagi-Nya sesuatu yang Ia berikan.” 

[Ĥadiits riwayat Imam Muslim no 2679, dari Shahabat yang mulia Abuu Hurayrah – radhiyallahu ‘anhu]


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: