kemudahan memahami Islaam


pembatal keislaaman [5] : Tidak mengkafirkan orang-orang non muslim. Padahal Allah telah mengkafirkan siapa saja yang tidak mau berislaam di banyak tempat di dalam Al-Qur-aan.
12 Januari 2008, 12:58 am
Filed under: Pembatal-Pembatal Keislaaman

Alĥamdulillah, washshalaatu wassalaam ‘alaa Nabiyyinaa Muĥammad wa ‘alaa aalihi. Selanjutnya saudara-saudariku.. diantara pembatal-pembatal keislaaman adalah:

3. Tidak mengkafirkan orang-orang non muslim. Padahal Allah telah mengkafirkan siapa saja yang tidak mau berislaam di banyak tempat di dalam Al-Qur-aan.

Dan Rasuulullah –‘alayhishshalaatu wassalaam- telah bersabda dalam ĥadiits riwayat Imam Muslim no. 154 dari shahabat yang mulia Abuu Hurayrah -radhiyallahu ‘anhu-, yang artinya:

“Demi Yang jiwa Muĥammad di tangan-Nya, tidaklah seorangpun dari umat ini yang mendengar tentang aku, seorang yahudikah atau seorang nashara, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman kepada apa yang aku diutus dengannya, melainkan ia termasuk penghuni neraka”.

Maka berhati-hatilah saudara-saudariku.. betapa banyak kita sering dengar propaganda-propaganda sesat: “janganlah kita saling mengkafirkan pemeluk diin lain…”, “janganlah sebagai muslim kita merasa yang paling benar keyakinannya…”, “semua diin adalah baik. Islaam, kristen, budha, hindu, konghucu semua itu baik. Semuanya benar. Hanya cara dan jalannya yang beda…”, “Walaupun kita beda ‘aqiidah dan hubungan darah kita tetap manusia yang saling bersaudara…”, dan propaganda-propaganda lainnya yang mencoba merusak ‘aqiidah kaum muslimin.

Maka waspadalah teman. Dan peganglah dengan erat bahwa diin yang diterima oleh Allah hanyalah Islaam. Barangsiapa yang tidak mau berislaam maka dia adalah kafir, tempat kembalinya adalah neraka. Kita berlindung kepada Allah dari segala macam kekufuran.

“Sesungguhnya diin (yang diterima) di sisi Allah (hanyalah) Islaam”. (Terjemahan surat Ali ‘Imran : 19)

“Dan Aku telah meridhai bagi kalian Islaam sebagai diin”. (Terjemahan surat Al-Maa-idah : 3)

“Dan kembalilah kalian kepada Rabb kalian dan berserah dirilah (berislaamlah) kepada-Nya sebelum datang kepada kalian adzab kemudian kalian tidak dapat ditolong (lagi)”. (Terjemahan surat Az-Zumar : 54)

“Maka janganlah sekali-kali kalian mati melainkan kalian dalam keadaan sebagai muslim”. (Terjemahan surat Al-Baqarah : 132)

“Dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan kalian dalam keadaan sebagai muslim”. (Terjemahan surat Aali ‘Imraan : 102)

“Maka apakah selain diin Allah yang mereka cari sedangkan kepada-Nya-lah berserah diri semua yang di langit-langit dan bumi, baik dalam keadaan suka maupun terpaksa, dan kepada-Nya-lah tempat kembali”. (Terjemahan surat Ali ‘Imran : 83)

“Dan barang siapa yang mencari selain Islaam sebagai diin (baginya) maka tidak akan diterima darinya dan dia di akherat termasuk orang-orang yang merugi”. (Terjemahan surat Ali ‘Imran : 85)

Islaam berdasarkan istilah syari‘at ada yang bermakna umum dan ada yang bermakna khusus. Islaam bermakna umum adalah setiap diin yang dibawa oleh para Nabi dan Rasul. Maka ketika masa Nabi Muusaa –‘alayhissalaam-, orang-orang yang beriman kepada Beliau –‘alayhissalaam- disebut dengan muslim. Begitu pula pada masa Nabi ‘Isaa –‘alayhissalaam-, orang-orang yang beriman kepada Beliau –‘alayhissalaam- adalah seorang muslim. Begitu pula pada masa Nabi-Nabi yang lain.

Islaam bermakna khusus adalah diin yang dibawa oleh Nabi Muĥammad –‘alayhishshalaatu wassalaam-. Dan Beliau –‘alayhishshalaatu wassalaam- adalah utusan Allah sebagai penutup para Nabi dan Rasul, serta sebagai penyempurna semua diin para Nabi sebelum Beliau –‘alayhishshalaatu wassalaam- diutus. Barangsiapa yang tidak mau beriman kepada Beliau –‘alayhishshalaatu wassalaam- maka ia kafir, walaupun orang itu mengaku beriman kepada Nabi Muusaa –‘alayhissalaam- atau mengaku beriman kepada Nabi ‘Isa –‘alayhissalaam-. Kepada Allah kita memohon taufiq dan petunjuk untuk meniti jalan yang lurus.  

Bersambung..


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: