kemudahan memahami Islaam


SABAR DALAM BERDOA
12 Januari 2008, 1:47 am
Filed under: Terjemah Ĥadiits

SABAR DALAM BERDOA

“Tidaklah seorang muslim berdoa dengan sebuah doa yang tidak ada pada doanya tersebut kejahatan (perbuatan dosa) dan tidak pula pemutusan silahturahmi kecuali Allah berikan kepadanya dengan doanya tersebut salah satu dari tiga hal (yaitu): apakah akan dipersegerakan untuknya (pengkabulan) doanya tersebut, atau apakah ditunda baginya untuk di akhirat, atau apakah dihindarkan darinya keburukan-keburukan (kejelekan-kejelekan) yang semisal dengan doanya tersebut” 

[Ĥadiits riwayat Imam Aĥmad dan selain beliau. Ini adalah lafazh riwayat Imam Aĥmad dari Shahabat Abuu Sa‘iid -radhiyallahu ‘anhu- dishahihkan oleh Imam Muqbil Al-Waadi‘iy].

“Senantiasa doa seorang hamba dikabulkan selama ia tidak berdoa dengan suatu kejahatan (perbuatan dosa) atau pemutusan silahturahmi (atau) selama ia tidak tergesa-gesa”. Ditanyakan kepada beliau: “Ya Rasulullah, apa maksudnya tergesa-gesa?” Beliau menjawab: “Seseorang mengatakan: ‘sungguh aku telah berdoa, dan sungguh aku telah berdoa, tapi aku tidak melihat Allah mengabulkannya untukku’, lalu ketika itu ia merasa lelah (untuk berdoa) dan iapun meninggalkan doa”.

[Ĥadiits riwayat Imam Muslim no. 2735 dari Shahabat yang mulia Abuu Hurayrah -radhiyallahu ‘anhu-. ]


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: